<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>BNI Tokyo</title>
	<atom:link href="http://www.ptbni.co.jp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ptbni.co.jp</link>
	<description>BNI Tokyo official web site</description>
	<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 07:40:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Sumbangan dari BNI Tokyo</title>
		<link>http://www.ptbni.co.jp/sumbangan-dari-bni-tokyo.html</link>
		<comments>http://www.ptbni.co.jp/sumbangan-dari-bni-tokyo.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 07:25:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itake</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ptbni.co.jp/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[
Pada tanggal 18 Agustus 2011, kami telah menyalurkan donasi sebesar 1,571,000 yen kepada Palang Merah Jepang sebagai perwujudkan rasa kepedulian kami kepada korban bencana gempa bumi dan Tsunami di Tohoku, Jepang. Acara ini disaksikan oleh Indonesian Embassy Tokyo. Donasi tersebut telah kami kumpulkan dari ongkos kiriman uang BNI Tokyo sebesar 500yen pada periode promosi pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ptbni.co.jp/japan/wp-content/uploads/2011/08/img_1726.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3910" src="http://www.ptbni.co.jp/japan/wp-content/uploads/2011/08/img_1726.jpg" alt="" width="251" height="179" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="0mm 0mm 0pt;"><span style="major-latin;" lang="EN-US"><span style="small;">Pada tanggal 18 Agustus 2011, kami telah menyalurkan donasi sebesar 1,571,000 yen kepada Palang Merah Jepang sebagai perwujudkan rasa kepedulian kami kepada korban bencana gempa bumi dan Tsunami di Tohoku, Jepang. Acara ini disaksikan oleh Indonesian Embassy Tokyo. Donasi tersebut telah kami kumpulkan dari ongkos kiriman uang BNI Tokyo sebesar 500yen pada periode promosi pada 1 April 2011 – 31 Mei 2011.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="0mm 0mm 0pt;"><span style="major-latin;" lang="EN-US"><span style="small;">Kami ingin mengucapkan terima kasih atas penggunaan layanan kiriman uang Anda selama periode tersebut. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana tersebut.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ptbni.co.jp/sumbangan-dari-bni-tokyo.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>TKI Juga Bisa Jadi Bos</title>
		<link>http://www.ptbni.co.jp/tki-juga-bisa-jadi-bos.html</link>
		<comments>http://www.ptbni.co.jp/tki-juga-bisa-jadi-bos.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 10:07:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>itake</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ptbni.co.jp/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Nasib TKI tidak selamanya berada di bawah. Di North Point, Hong Kong, ada TKW yang menjadi bos jasa pengiriman paket. Wiwik Nurbaiti Lo (34 tahun) adalah pemilik perusahaan pengiriman paket JIL yang melayani jasa pengiriman paket untuk TKI. Kantornya di Citi Garden Shopping Center, North Point, Hong Kong selalu kebanjiran TKI terutama di akhir pekan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="Cambria;"><a href="http://www.ptbni.co.jp/wp-content/uploads/2010/09/tki_juga_bisa_jadi_bos.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-545" src="http://www.ptbni.co.jp/wp-content/uploads/2010/09/tki_juga_bisa_jadi_bos.jpg" alt="" width="225" height="149" /></a>Nasib TKI tidak selamanya berada di bawah. Di North Point, Hong Kong, ada TKW yang menjadi bos jasa pengiriman paket. <strong>Wiwik Nurbaiti Lo</strong> (34 tahun) adalah pemilik perusahaan <strong>pengiriman paket JIL</strong> yang melayani jasa pengiriman paket untuk TKI. Kantornya di Citi Garden Shopping Center, North Point, Hong Kong selalu kebanjiran TKI terutama di akhir pekan. Namun kesuksesan ini bukan diraih dalam semalam. Wiwik merintis bisnis paket dari nol.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="Cambria;">Semua dimulai di Blitar tahun 1992. Wiwik yang baru lulus SMA memutuskan untuk mengadu nasib di Hong Kong sebagai TKI di usia 19 tahun. Di Hong Kong, dia bertemu pria bernama David Lo yang masih merupakan kerabat majikannya. Ternyata Wiwik mengenal David yang pernah beberapa kali ke Blitar untuk berbisnis. Keduanya pun jatuh cinta dan menikah pada tahun 1994. Karena menikah dengan pria Hong Kong, Wiwik mendapatkan status residen. Gelombang TKI mulai mengalir ke Hong Kong dan David melihat peluang bisnis jasa pengiriman paket.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="Cambria;">Wiwik yang mengenal dunia TKI sangat membantu David merintis bisnisnya. Sebaliknya Wiwik berguru pada David. “Apa yang dia ajarkan saya teruskan, modifikasi dan perbaiki,” kata Wiwik. Tahun-tahun awal bisnisnya sangatlah sulit. Apalagi menjadi jasa khusus TKI. Jangankan rekanan di Indonesia, TKI pun tega menipunya. “Barang kiriman saya ada yang dihilangkan rekanan. TKI pun tega menipu saya, berpura-pura barangnya hilang dan menuntut ganti rugi,” kenangnya. Pengalaman ini tidak membuat Wiwik dan suaminya surut. Berbagai kesalahan dijadikan Wiwik sebagai masukan untuk kemudian menyusun standar operasi. Pengiriman paket JIL kini memastikan keselamatan barang dengan bukti kuitansi, tanda tangan dan bukti identitas penerima sampai bukti foto kalau barang sampai dengan selamat. Sopir pengantar dilarang menerima uang tips. “Kalau ada TKI yang mencoba berbohong, saya sudah punya buktinya. Kalau masih ngotot, saya panggil polisi,” tegasnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="Cambria;">Dari toko berukuran 10&#215;15 meter, Wiwik kini menyewa hampir 2 lantai gedung yang sama. Enam pegawai kini berkembang lebih dari 120 orang termasuk di Indonesia. Delapan mobil boks yang disewa dari orang lain kini menjadi 23 truk dan mobil boks di Hong Kong dan Indonesia. Wiwik bahkan mengembangkan bisnis warnet, mini market, tempat karaoke, jasa paspor, kredit elektronik dan motor Cina.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="Cambria;">Pada tahun 2007, Wiwik mengirimkan 19 kontainer paket ke seluruh Indonesia. “Buat saya yang penting adalah menjaga kepercayaan. Kita harus berani bertanggung jawab kalau mau sukses. Mending hilang uang daripada dapat nama jelek jelek,” kata dia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="small;"><span style="Cambria;">(sumber : Majalah Dunia TKI, edisi 18 Tahun III, April – Mei 2010)<span style="yes;"> </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><span lang="EN-US"><span style="yes;"><span style="Cambria;"> </span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ptbni.co.jp/tki-juga-bisa-jadi-bos.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

